Di zaman yang modern
ini sudah banyak masyarakat dunia yang memiliki smartphone. Dan banyak
ditemui bahwa para pengguna smartphone ini menggunakan ponsel canggih
mereka tidak pada tempatnya seperti saat sedang berjalan di trotoar.
Hal
ini sungguh tidak baik mengingat banyaknya hal-hal negatif yang dapat
terjadi ketika diluar rumah. Apalagi hal kecil yang sering dialami para
pengguna yang sering memainkan smartphone mereka sambil berjalan
tersebut adalah menabrak para pengguna jalan lain. Hal ini tentu
menjengkelkan bagi orang yang tertabrak.
Akan tetapi hal tersebut cukup aman dilakukan di China. Pada trotoar atau jalur khusus pejalan kaki tersebut ada gambar unik berupa ponsel dan arah panah. Trotoar yang seharusnya menjadi satu jalur dibagi menjadi dua, satu jalur untuk mereka yang jalan santai tanpa repot memegang smartphone, jalur satunya lagi untuk mereka yang sering menunduk karena asyik dengan smartphone-nya.
Akan tetapi hal tersebut cukup aman dilakukan di China. Pada trotoar atau jalur khusus pejalan kaki tersebut ada gambar unik berupa ponsel dan arah panah. Trotoar yang seharusnya menjadi satu jalur dibagi menjadi dua, satu jalur untuk mereka yang jalan santai tanpa repot memegang smartphone, jalur satunya lagi untuk mereka yang sering menunduk karena asyik dengan smartphone-nya.
Dalam
berita lokal di China, pemerintah setempat memberlakukan trotoar khusus
agar tidak terjadi tabrakan antar pengguna jalan biasa dan mereka yang
selalu sibuk dengan smartphone-nya. Hal ini sudah jadi rahasia umum
bahwa terlalu asyik berkutat dengan smartphone bisa membuat seseorang
tak peduli sekitarnya bahkan menabrak orang-orang yang sedang berjalan.
Pemerintah kota tersebut juga menuliskan 'Pengguna ponsel lewati jalur
ini, resiko ditanggung sendiri', agar pengguna smartphone juga sadar
apabila yang mereka lakukan bisa mengganggu orang lain.
Akan tetapi jika hal ini diterapkan di Indonesia tampaknya akan sulit, mengingat ukuran trotoar kita yang rata-rata memiliki lebar tak lebih dari satu meter. Dan banyak jalur pejalan kaki tersebut telah beralih fungsi menjadi lahan untuk mencari nafkah alias berjualan.
Akan tetapi jika hal ini diterapkan di Indonesia tampaknya akan sulit, mengingat ukuran trotoar kita yang rata-rata memiliki lebar tak lebih dari satu meter. Dan banyak jalur pejalan kaki tersebut telah beralih fungsi menjadi lahan untuk mencari nafkah alias berjualan.
0 Response to "Unik, Terdapat Trotoar Khusus Untuk Pengguna Smartphone di China"
Post a Comment