Seperti yang kita ketahui bahwa xiaomi sebagai developer tidak henti-hentinya memberikan kita update untuk versi MIUI nya. Tujuannya pun tidak lain adalah agar meminimalisir bug pada perangkat xiaomi mereka. Dan tidak hanya itu saja, update xiaomi pun kadang disisipi dengan fitur-fitur baru yang menurut saya tidak boleh untuk dilewatkan. Akan tetapi, mengingat banyaknya kasus error yang terjadi ketika melakukan update, baik itu human error (ponsel sudah di root tapi malah update via OTA) atau kesalahan dalam mendownload sehingga file yang di download adalah file corrupt, sehingga membuat ponsel menjadi bootloop pada saat instalasi update.
Nah ketika ponsel bootloop, itu akan membuat kita terpaksa harus melakukan full wipe data pada ponsel, dimana hal itu akan menyebabkan hilangnya data-data penting anda seperti kontak, data sms, aplikasi, musik, dan lain-lain. Jadi pada artikel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara melakukan
backup data pada ponsel xiaomi, dan dengan cara yang aman tentunya.
Tujuan dari backup ini sendiri tidak lain adalah untuk membuat data anda
lebih aman ketika melakukan update versi MIUI tersebut sehingga ketika anda membutuhkan file tersebut kembali, anda hanya cukup merestorenya saja. Ada pun beberapa hal yang harus anda persiapkan:
- Komputer/Laptop/USB OTG pribadi bukan minjem lho ya :) (silahkan pilih salah satu)
- Aplikasi Zarchiver (bisa anda download di Google Play Store)
- Ponsel xiaomi tentunya
LANGKAH-LANGKAHNYA:
- Buka menu pengaturan pada ponsel xiaomi anda
- Buka menu setelan tambahan/additional setting
- Pilih menu backup & reset kemudian pilih local backups
- Pada menu Local Backups pilih backup, maka anda akan menemui gambar seperti ini
- Centang kriteria mana saja yang akan anda backup
- Jika sudah silahkan pilih backup
- Tunggu proses backup hingga selesai
- Jika sudah, buka aplikasi Zarchiver pada appdrawer xiaomi anda
- Buka folder MIUI -> Backup -> Allbackup
- pada menu allbackup anda akan melihat sebuah folder (jumlah folder tergantung berapa kali anda melakukan backup)
- Compress folder tersebut manjadi zip atau rar menggunakan aplikasi Zarchiver dimana hal ini bertujuan agar size file pada folder tersebut bisa menjadi lebih kecil dari pada size aslinya.
- Jika sudah, silahkan anda pindahkan hasil compress tadi ke Komputer/Laptop/USB OTG anda dan letakan pada folder yang mudah anda ingat jika sewaktu-waktu anda membutuhkan file tersebut kembali.
- Jika anda ingin merestore backupan tersebut cukup pindahkan kembali file backupan anda ke folder Allbackup dan decompress kembali file tersebut.
Demikianlah sedikit ulasan dari saya bagaimana cara mudah melakukan backup data pada ponsel xiaomi. Semoga sedikit ulasan yang saya berikan dapat berguna dan membantu bagi yang membutuhkan.



pas bener nih sama hp gw makasih bos ,, simple but ane paham 😊😊😊
ReplyDeletemantap tapi gak punya :v
ReplyDeleteweleh :D
ReplyDeletetanpa root juga bisa yaah :D hehe
ternayata lebih mudah ketika di praktekkan,
ReplyDeletemantap gan, saya sangat berterimakasih sama tutor-nya (y)