Kejutan
diletupkan oleh Google terkait pengumuman kehadiran versi terbaru dari
sistem operasi Android. Dan nama baru tersebut adalah Android KitKat!
Sebelumnya
santer diberitakan bahwa Google akan menahbiskan Key Lime Pie sebagai
nama untuk versi paling anyar dari sistem operasi Android 4.4. Indikasi
ini semakin kuat karena Google gemar menamai sistem operasinya dengan
nama hidangan penutup dan sesuai abjad.
Android
KitKat tentu saja mengingatkan kita dengan nama camilan coklat terkenal
buatan Nestle yang juga mempunyai nama yang sama. Tapi Google secara
tersirat membantah adanya kerjasama khusus antara Nestle dengan Google.
"Tidak
ada semacam perjanjian di bawah tangan untuk memuluskan nama KitKat
untuk sistem operasi Android ini," kata John Lagerling, Director of
Android Global Partnership.
Untuk memastikan nama tersebut, seperti biasa tedapat patung Android dengan versi namanya di halaman depan kantor Google.
"Setelah
kembali dari Asia, saya gembira melihat yang menyambut saya di halaman
depan - saya suka melihat patung #AndroidKitKat dan tidak sabar untuk
meluncurkan versi terbaru dari platform tersebut," tulis pejabat Google
untuk Android, Sundar Pichai, di laman Google+ miliknya.
Cerita di balik Nama Kit Kat pada OS Android 4.4
Tak
seperti sebelumnya, Google memberi nama versi terbaru dari sistem
operasi Android dengan nama sebuah merek coklat. Lalu dari mana asal
muasal tercetusnya ide untuk mengadopsi nama KitKat?
Seperti
santer diberitakan bahwa Google akan menggunakan Key Lime Pie sebagai
nama untuk versi paling anyar dari sistem operasi Android. Indikasi ini
semakin kuat karena Google gemar menamai sistem operasinya dengan nama
hidangan penutup dan sesuai abjad.
"Kami
menyadari bahwa sangat sedikit orang benar-benar tahu seperti apa rasa
key lime pie," jelas John Lagerling, Director of Android Global
Partnership.
Nama
Key Lie Pie sendiri memang telah diputuskan akhir tahun lalu sebagai
kelanjutan versi terbaru dari Android. Keragu-raguan itu semakin jelas
setelah popularitas key lime pie mungkin tak setenar nama dessert lainnya.
Sampai
di suatu malam, beberapa pengembang Google mendapatkan inspirasi yang
tak terduga. Coklat dari Nestle KitKat terlintas begitu saja di benak
para pengembang Google.
"Salah satu makanan ringan yang kami simpan di dapur untuk menemani saat-saat coding adalah KitKat, dan seseorang berkata; 'hei, kenapa tidak kita sebut KitKat saja untuk rilis selanjutnya'," tukasnya lagi.
Setelah
nama itu disetujui, tak lama pejabat Google langsung terbang ke Swiss,
di mana basis perusahaan Nestle berpusat. Intinya jelas, untuk meminta
izin penggunaan nama KitKat.
Sambutan dengan tangan terbuka pun langsung didapatkan oleh Google dari Nestle. Karena tak lama darimeeting itu, keduanya setuju untuk menggunaan nama KitKat untuk Android terbaru.
"Terus terang tak sampai satu jam sampai kami bilang, 'ayo, mari kita lakukan'," kata Patrice Bula, kepala pemasaran Nestle.
Bula
mengakui ada risiko dari perjanjian ini, misalnya, jika OS baru ini
terbukti menjadi rentan terhadap malware itu bisa menyebabkan kerusakan
merek KitKat itu sendiri.
"Mungkin aku akan dipecat," candanya.
"Ketika
Anda mencoba untuk memimpin cara baru dalam berkomunikasi untuk
mengenalkan profil merek Anda selalu memiliki risiko lebih tinggi
daripada melakukan sesuatu yang jauh lebih tradisional. Tapi hey, kenapa
kita tidak mencobanya," tandas Bula.
Bagaimana menurut anda?
Sumber: detikINET
Google
0 Response to "KitKat, OS Android 4.4 Terbaru dari Google"
Post a Comment